Dilansir dari BBC, Rabu (24/8/2016), Juru Bicara Kepolisian Scott Bardsley mengungkapkan bahwa kebijakkan baru tersebut untuk memberi warna dalam kepolisian Kanada. Selain itu juga, untuk menarik minat wanita Muslim menjadi polisi.
"Langkah ini memungkinkan wanita mengenakan seragam kepolisian dengan memakai jilbab," kata Scott Bardsley.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian Kanada mempunyai seragam yang ikonik berupa topi yang lebar. Hal itu hampir tidak pernah berubah setelah diperkenalkan dua abad lalu.
Angka terbaru menunjukkan bahwa seperlima wanita Kanada tergabung dalam RCMP. Namun tak begitu jelas apakah jumlah mereka mempengaruhi tugas kepolisian.
Menurut media setempat, ada tiga model jilbab yang sedang diuji. Uji tersebut untuk mengetahui mana jilbab yang lebih cocok digunakan.
Surat kabar Montreal La Presse menyebut ada memo internal yang mengatakan sewaktu-waktu jilbab itu bisa dihapuskan. Namun jika diperlukan bisa digunakan. (yds/bpn)











































