Banjir Parah di India Tewaskan 300 Orang, 6 Juta Warga Terkena Dampak

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 24 Agu 2016 18:10 WIB
Foto: REUTERS/Jitendra Prakash
New Delhi - Sedikitnya 300 orang tewas akibat banjir yang melanda wilayah India bagian timur dan pusat. Lebih dari 6 juta warga setempat terkena dampak banjir yang merendam sejumlah desa, menghancurkan jalanan dan memutuskan aliran listrik ini.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (24/8/2016), musim penghujan yang lebat memicu meluapnya beberapa sungai di negara tersebut, termasuk Sungai Gangga yang terkenal, juga beberapa anak sungainya. Dampaknya, warga terpaksa mengungsi dari rumahnya ke kamp pengungsian.

Wilayah yang terdampak banjir parah antara lain Madhya Pradesh, Bihar, Uttar Pradesh, Rajasthan dan Uttarakhand. Otoritas Bihar menyebut situasi ini sangat serius. Sebanyak 120 korban tewas dalam banjir ini berasal dari Bihar, dengan 5 juta warganya menjadi korban.

"Banjir menyelimuti area dataran rendah, juga menggenangi rumah dan lahan pertanian. Kami telah meminta warga mengungsi ke dataran yang lebih tinggi dan mereka mendapat nasi, air minum yang bersih, selimut penghangat," terang hakim wilayah Katihar, Bihar, Zafar Rakib. Katihar merupakan salah satu dari 24 distrik di Bihar yang terkena banjir.

Baca juga: Digendong Saat Kunjungi Lokasi Banjir, Menteri India Diolok-olok

Di Uttar Pradesh yang berdekatan dengan Bihar, sedikitnya 43 orang tewas akibat banjir dan 1 juta warga terkena banjir. Sekolah-sekolah di kota Varanasi dan Alahabad ditutup karena ketinggian Sungai Gangga dan Yamuna mencapai batas berbahaya yang memicu bertambahnya ketinggian banjir. Kota suci Varanassi, yang setiap harinya didatangi peziarah Hindu, terpaksa menghentikan layanan kremasi di sepanjang Sungai Gangga yang masih disakralkan.

Gambar-gambar yang ditayangkan televisi setempat menunjukkan warga desa menerjang banjir setinggi pinggang sambil membawa ternak mereka. Beberapa rumah yang terbuat dari batu bata dan lumpur roboh akibat banjir. Orang-orang pun menumpang kapal kayu untuk mencapai tempat pengungsian.

"Kami semua khawatir soal apa yang harus kami lakukan. Selama empat hari terakhir, kami hidup seperti ini. Kami bahkan tidak punya makanan untuk dimakan," tutur warga setempat Doda Yadav (42) kepada televisi lokal NDTV.

Di wilayah Madhya Pradesh, sedikitnya 70 orang tewas sejak banjir yang dipicu musim penghujan sejak Juni lalu. Lebih dari 40 ribu rumah warga hancur akibat banjir, dengan 20 ribu orang terpaksa mengungsi.

Pasukan Penanggulangan Bencana Nasional India (NDRF) yang dikerahkan ke lima wilayah banjir, berhasil menyelamatkan lebih dari 33 ribu orang yang terjebak banjir di desa-desa terpencil. NDRF juga menyalurkan bantuan medis dan logistik kepada 9 ribu warga yang diselamatkan dari banjir.

REUTERS/Jitendra Prakash


(nvc/ita)