Dituturkan Badan Meteorologi Jepang (JMA), seperti dilansir AFP, Senin (22/9/2016), topan Mindulle diperkirakan mencapai wilayah Tokyo pada Senin (22/9) siang waktu setempat. Dari Tokyo, topan ini bergerak ke arah utara menuju wilayah Tohoku.
Dengan membawa angin berkecepatan 180 kilometer per jam, topan ini bergerak ke arah utara dengan kecepatan 25 kilometer per jam dari Pulau Miyake. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan parah di Miyake, pulau dengan 2.600 penduduk yang dikenal akan perikanan, pariwisata dan pertanian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Gempa 6 SR Guncang Pantai Utara Jepang, Tak Ada Peringatan Tsunami
Dilaporkan televisi nasional Jepang, NHK, topan ini memaksa sejumlah maskapai di Jepang untuk membatalkan penerbangan. NHK menyebut, total ada 387 penerbangan dari dan ke Bandara Haneda Tokyo yang dibatalkan.
Maskapai Japan Airlines menyatakan, ada 145 penerbangan domestik untuk keberangkatan Senin (22/8) siang yang dibatalkan. Pembatalan itu berdampak pada 26.910 calon penumpang. Sedangkan maskapai All Nippon Airways membatalkan 96 penerbangan domestik, yang berdampak pada 21.300 calon penumpang.
Sementara itu, layanan kereta utama di Tokyo dan sekitarnya masih beroperasi normal.
Secara terpisah, topan Kompasu melanda Pulau Hokkaido, Jepang bagian utara pada Minggu (21/8). Topan ini melemah pada Senin (22/8) pagi dan bergerak ke Laut Okhotsk, menjauhi Jepang. Topan di Hokkaido ini memicu gelombang besar dan banjir serta melukai tiga orang.
(nvc/ita)










































