Ini merupakan jumlah korban jiwa tertinggi dari kalangan warga sipil di Saudi sejak koalisi Saudi mengintervensi konflik Yaman sekitar 17 bulan lalu.
"Itu (roket) menewaskan empat warga negara dan tiga pemukim," kata juru bicara Pertahanan Sipil di kota Najran seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (17/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut MSF yang berbasis di Paris, Prancis, sebanyak 24 orang lainnya luka-luka dalam serangan di rumah sakit yang berada di Abs, provinsi Hajja, Yaman utara yang dikuasai pemberontak Houthi. Disebutkan MSF, seorang staf MSF termasuk di antara korban tewas dalam insiden itu.
MSF menyatakan, serangan udara pada Senin (15/8) tersebut merupakan yang keempat kalinya terhadap fasilitas-fasilitas MSF dalam waktu kurang dari setahun ini. Disebutkan MSF, saat serangan dilancarkan, rumah sakit tersebut tengah penuh dengan para pasien yang dalam proses penyembuhan usai operasi, juga bayi-bayi baru lahir dan anak-anak.
Saudi dan koalisi telah mulai melancarkan serangan-serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman sejak Maret 2015 lalu. PBB menyatakan, lebih dari 6.400 orang, kebanyakan warga sipil, telah tewas sejak kampanye udara koalisi Saudi dimulai di Yaman.
(ita/ita)










































