Seperti dilansir Reuters, Selasa (16/8/2016), operasi militer itu digelar di kota Kermanshah, yang berjarak sekitar 100 kilometer dari perbatasan Irak. Dalam operasi itu, militer Iran juga menyita sejumlah besar senjata dan sabuk peledak.
Dituturkan Gubernur Kermanshah, Asadollah Razani, seperti dikutip kantor berita Iran, IRNA, tiga militan ditembak mati di salah satu rumah di wilayah Kermanshah, yang menjadi persembunyian mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Razani, satu anggota senior ISIS tewas dalam operasi militer di wilayah lain yang masih masuk Provinsi Kermanshah pada Senin (15/8). Sedangkan beberapa orang lainnya yang dicurigai mendukung ISIS, ditangkap dalam operasi yang sama.
Kermanshah yang merupakan wilayah pegunungan dekat perbatasan Irak ini, memiliki populasi warga Kurdi Sunni yang besar dan sejarah pemberontakan melawan pemerintah Irak yang didominasi Syiah.
Otoritas Iran menyatakan, ISIS terus menargetkan wilayahnya dalam beberapa bulan terakhir. Sementara di sisi lain, Iran terus meningkatkan pengerahan militer, baik di Irak maupun Suriah, usai Rusia melibatkan diri dalam konflik Suriah.
Baca juga: Ilmuwan Nuklir Iran Shahram Amiri Dieksekusi Mati
Pada Juni lalu, intelijen Iran mengumumkan penangkapan 10 militan ISIS, dan menyita sekitar 100 kilogram peledak yang hendak dirakit menjadi bom mobil dan bom bunuh diri dalam rencana serangan teror di tempat-tempat umum.
(nvc/ita)











































