Ada Gangguan Teknis, Kepulan Asap Penuhi Stasiun MRT Singapura

Ada Gangguan Teknis, Kepulan Asap Penuhi Stasiun MRT Singapura

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 15 Agu 2016 16:11 WIB
Ada Gangguan Teknis, Kepulan Asap Penuhi Stasiun MRT Singapura
Foto: Twitter/@zoeraymond
Singapura - Kepulan asap membubung keluar dari salah satu stasiun kereta bawah tanah di pusat wilayah Singapura. Asap ini dilaporkan dipicu oleh gangguan teknis.

Sejumlah video yang diunggah ke media sosial, Twitter, seperti dilaporkan media setempat, Channel News Asia dan dilansir Reuters, Senin (15/8/2016), menunjukkan para pengguna kereta komuter bergegas keluar dari salah satu kereta di stasiun Tanjong Pagar.

Mereka yang keluar dari stasiun itu terlihat menutup hidung untuk melindungi diri dari asap berwarna abu-abu. Beberapa dari mereka terlihat sibuk mengambil foto dan video dengan telepon genggam masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu pintu kereta terbuka, asap mengepul keluar dari celah antara peron dengan kereta. Tidak terlalu berbau, tapi awalnya saya sempat berpikir 'Bagaimana jika ini adalah serangan teroris?'" tutur salah satu pengguna kereta komuter, Jason Wang (38), seperti dikutip media lokal, Today.

"Ketika para pengguna komuter melihat asap, mereka bergegas berlari keluar," imbuhnya.

(todayonline.com/Jason Wang)

Kekhawatiran Jason Wang itu dipicu oleh penggagalan rencana serangan teror terhadap Marina Bay oleh enam terduga teroris yang ditangkap di Batam, Indonesia, awal bulan ini. Keenam teroris itu diklaim hendak menyerang Singapura dengan roket.

Sedangkan saksi mata lainnya, Jeremy Tan (25), menyebut asap pertama kali terlihat sekitar pukul 15.00 waktu setempat, dari dalam kereta yang hendak melaju ke Joo Koon. "Saya menuju ke Clementi. Ketika kami mencapai Tanjong Pagar, ada asap pekat memenuhi kabin. Jadi para penumpang bergegas keluar," tutur Jeremy kepada Channel News Asia.

Dalam pernyataan terpisah, pengelola kereta bawah tanah Singapura atau SMRT mengumumkan, insiden itu disebabkan oleh gangguan teknis. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut soal gangguan teknis tersebut.

Belum ada informasi resmi dari kepolisian setempat. Sedangkan Channel News Asia kemudian melaporkan, layanan kereta bawah tanah di Singapura kembali normal usai insiden ini.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads