Polisi Thailand Sebut Rentetan Ledakan Bom Tak Terkait Terorisme

Polisi Thailand Sebut Rentetan Ledakan Bom Tak Terkait Terorisme

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 12 Agu 2016 14:32 WIB
Polisi Thailand Sebut Rentetan Ledakan Bom Tak Terkait Terorisme
Lokasi ledakan bom di Hua Hin (REUTERS/REUTERS TV)
Bangkok - Otoritas Thailand masih menyelidiki rentetan ledakan bom yang menewaskan 4 orang dan melukai puluhan orang lainnya. Kepolisian Thailand meyakini ledakan-ledakan itu tidak terkait dengan kelompok militan internasional manapun.

"Terlalu dini untuk mengambil kesimpulan," ujar Wakil Kepala Kepolisian Nasional Thailand, Kolonel Polisi Krisana Pattanacharoen, kepada wartawan setempat, seperti dilansir Reuters, Jumat (12/8/2016).

"Tapi yang kami tahu pasti, insiden ini tidak terkait secara langsung dengan terorisme dalam bentuk apapun. Faktanya, ini merupakan sabotase lokal dan kami berusaha mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab di balik insiden ini," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: PM Thailand Imbau Warga Tetap Tenang Usai Rentetan Ledakan Bom

Setidaknya ada delapan ledakan bom yang mengguncang empat lokasi berbeda di Thailand pada Kamis (11/8) malam dan Jumat (12/8) pagi. Empat ledakan bom mengguncang Hua Hin, 200 kilometer dari ibu kota Bangkok. Dua ledakan lainnya mengguncang Pantai Patong di Phuket pada Jumat (12/8). Kemudian masing-masing satu ledakan mengguncang wilayah Surat Thani dan Trang pada Kamis (11/8).

"Tidak ada konflik di negara ini, yang membawa teroris ke negara ini. Itulah mengapa kami bisa mengatakan bahwa insiden-insiden ini bukanlah serangan teroris," tegas Pattanacharoen.

Kepolisian Thailand juga menyatakan, pihaknya tidak menemukan bukti yang menunjukkan ledakan-ledakan itu terkoordinasi maupun terkait dengan kelompok pemberontak di Thailand selatan yang ditinggali mayoritas warga muslim.

Baca juga: Selain Tewaskan 4 Orang, 21 Orang Terluka Akibat 8 Ledakan Bom di Thailand

Selain menewaskan 4 orang, ledakan-ledakan itu juga melukai 21 orang termasuk 9 turis asing. Menurut staf rumah sakit setempat, warga asing yang menjadi korban luka berasal dari beberapa negara, seperti Jerman, Italia, Belanda dan Australia.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini