Ini merupakan serangan pertama yang dilancarkan koalisi Saudi di Sanaa dalam lima bulan ini. Demikian seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (9/8/2016).
Paramedis menyatakan, sembilan warga sipil tewas dalam gempuran koalisi Saudi terhadap sebuah pabrik keripik kentang di distrik Nahda, Sanaa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut warga setempat, serangan-serangan udara tersebut juga menargetkan sebuah gedung kepresidenan dan pangkalan militer di Sanaa, serta sebuah pangkalan Garda Republik di wilayah Arhab, dekat Bandara Internasional Sanaa.
Sebelumnya pada Minggu, 7 Agustus waktu setempat, serangan udara koalisi Saudi juga menewaskan sembilan warga sipil di luar Sanaa.
Saudi dan negara-negara sekutunya di Teluk Arab mengintervensi perang saudara di Yaman sejak Maret 2015, yakni setelah serangan-serangan Houthi menyebabkan pemerintahan Presiden Hadi mengasingkan diri ke Saudi. Koalisi Saudi telah melancarkan ribuan serangan udara terhadap Houthi dan sekutu-sekutu mereka di militer Yaman. Namun Saudi dan koalisi menghentikan serangan udara di Sanaa pada Maret lalu, setelah mencapai kesepakatan informal dengan Houthi untuk meredakan pertempuran di perbatasan Yaman-Saudi. (ita/ita)










































