Duh! Pria Rusia Bunuh Pria yang Baru Saja Menyelamatkan Istrinya

Duh! Pria Rusia Bunuh Pria yang Baru Saja Menyelamatkan Istrinya

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 09 Agu 2016 13:10 WIB
Duh! Pria Rusia Bunuh Pria yang Baru Saja Menyelamatkan Istrinya
Ilustrasi (Royalty-Free/Corbis)
Moskow - Seorang pria Rusia menikam seorang pria lainnya yang baru saja menyelamatkan istrinya yang nyaris tenggelam di danau. Aksi brutal pria Rusia ini dilakukan dalam keadaan mabuk.

Seperti dilansir AFP, Selasa (9/8/2016), insiden ini terjadi di tepi danau Baikal, Siberia, yang merupakan danau terdalam dengan air segar yang terletak 4.400 kilometer sebelah timur Moskow. Insiden ini berawal ketika pasangan ini minum bersama dan pergi berenang di danau tersebut.

Ketika asyik berenang, tiba-tiba sang istri mengalami masalah dan nyaris tenggelam. Disampaikan penyidik untuk wilayah Buryatia, Siberia, sekelompok pemuda yang ada di dekat danau mendengar teriakan sang istri dan membantu sang suami untuk menarik istrinya ke tepi danau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Gagal Mesin, Uzbekistan Airways Mendarat Darurat di Rusia

Namun tak diduga, sang suami yang berusia 51 tahun mulai berteriak ke arah pemuda yang baru menyelamatkan istrinya dan mendorong salah satu pemuda itu. Hal ini diduga kuat dilakukan saat sang suami mabuk.

Ketika para pemuda itu berusaha menyelamatkan sang istri dan membawanya ke lokasi kemah, sang suami malah berlari mengambil pisau. "Terlepas dari fakta bahwa pemuda-pemuda itu bergerak cepat dan menyelamatkan nyawa istrinya, dia (sang suami) mengancam mereka," tutur penyidik setempat.

Saat para pemuda itu berusaha melumpuhkan sang suami, dia malah menikam dua pemuda di antaranya. Satu pemuda terkena tusukan di pinggul dan satu orang lainnya terkena tusukan di leher.

Baca juga: Diplomat Rusia di Rio de Janeiro Tembak Perampok Hingga Tewas

Dua korban luka itu dilarikan ke rumah sakit setempat, untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Namun sayang, salah satu korban luka yang berusia 27 tahun dan terkena luka tusukan di pinggul, akhirnya meninggal dunia karena kehilangan terlalu banyak darah.

"Tindakan ini tidak hanya kriminal tapi juga tidak bermoral," sebut penyidik soal aksi sang suami yang tidak disebut namanya.

Pelaku yang kini dalam penahanan kepolisian setempat, menyebut aksinya sebagai pembelaan diri. Dia dijerat dakwaan melukai orang lain hingga tewas dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Ditambahkan penyidik setempat, pria itu juga menggunakan narkoba selain minum alkohol.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads