Diancam Pelaku, Remaja Korban Pemerkosaan di Maroko Tewas Bakar Diri

Diancam Pelaku, Remaja Korban Pemerkosaan di Maroko Tewas Bakar Diri

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 06 Agu 2016 18:00 WIB
Diancam Pelaku, Remaja Korban Pemerkosaan di Maroko Tewas Bakar Diri
Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
Rabat - Seorang remaja di Maroko yang menjadi korban pemerkosaan, tewas usai membakar dirinya sendiri. Insiden tragis ini terjadi setelah para pelaku mengancam akan menyebarkan foto korban saat diperkosa, ke publik.

Otoritas Maroko tengah menyelidiki lebih lanjut insiden ini. Seperti dilansir AFP, Sabtu (6/8/2016), Asosiasi HAM Maroko (AMDH) menyebut hasil autopsi terhadap jasad remaja putri itu menunjukkan dia sedang hamil saat membakar dirinya.

Baca juga: Perkosa Wanita AS, Sutradara Film Bollywood Divonis 7 Tahun Penjara

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus pemerkosaan ini terjadi pada tahun 2015 lalu, ketika korban yang saat itu berusia 16 tahun diperkosa oleh delapan pria muda yang menculiknya. Korban diculik dari rumahnya di Ben Gueir, Marrakesh bagian utara.

"Kemudian pelaku bergiliran memperkosa korban," terang Direktur AMDH untuk wilayah Marrakesh, Omar Arbib.

Keluarga korban telah mengajukan laporan kepada polisi setempat. Polisi juga telah menangkap delapan pelaku, dengan salah satu pelaku ditangkap belakangan. Namun, lanjut Arbib, jaksa kemudian mengabulkan pembebasan sementara untuk para pelaku.

Baca juga: Duh! Ibu dan Anak Diperkosa 6 Pria di India

Menurut Arbib, setelah dibebaskan oleh jaksa, para pelaku mengancam korban. "Mereka akan merilis foto pemerkosaan yang mereka ambil dengan telepon genggam, kecuali korban mencabut laporan terhadap mereka," terangnya.

"Itulah alasan mengapa korban, pada Jumat pekan lalu (29/7), membakar dirinya sendiri," imbuh Arbib.

Korban mengalami luka bakar parah dan meninggal keesokan harinya di rumah sakit. Kematian korban memicu jaksa setempat merilis perintah penangkapan kembali untuk enam dari delapan tersangka, yang akhirnya ditahan pada Kamis (4/8) waktu setempat. Tidak diketahui pasti mengapa dua tersangka lainnya tidak ditahan.

(nvc/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads