Dikutip dari AFP, Jumat (5/8/2016), jaksa mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/8) malam. Ada dua alat peledak yang dilemparkan ke halaman penjara.
Media Venezuela menyebut, penyerang dari atas sepeda motor melemparkan lima granat ke dalam penjara. Hanya dari dua dari lima yang kemudian meledak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tercatat sekitar 12 serangan granat terjadi di pangkalan militer, kantor polisi, penjara, dan kantor surat kabar sejak pertengahan 2015.
Pemerintah yang kini dipimpin Presiden Nicolas Maduro menyalahkan partai oposisi untuk serangan yang baru-baru ini menewaskan seorang polisi. Partai oposisi langsung membantah tuduhan tersebut.
(rna/kha)











































