"Kudeta ini bukan saja direncanakan dari dalam (negara). Tetapi para pelaku bertindak dengan skenario yang ditulis dari luar," kata Erdogan seperti dilansir detikcom dari AFP, Selasa (2/8/2016).
Sebelumnya juga Erdogan pernah mengatakan bahwa negara asing terlibat dalam kudeta tersebut. Namun belum ada petunjuk negara mana saja yang terlibat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana bisa, ketika kita sebagai mitra strategis dan saya minta Anda atas nama negara saya untuk menyerahkan seseorang atas dasar dokumen strategi keamanan nasional, Anda menyembunyikan dan melindunginya?" ungkap Erdogan marah.
Percobaan kudeta pada 15 Juli lalu menewaskan 270 orang, termasuk 24 orang yang dituding terlibat percobaan kudeta. Percobaan kudeta itu juga memicu serangkaian penangkapan, penahanan dan pencopotan orang-orang yang dicurigai terlibat. Gulen berulang kali membantah tudingan pemerintah Turki soal dirinya mengarahkan para simpatisannya untuk mengganggu stabilitas rezim Erdogan. (yds/rjo)











































