Warga Jepang Panik Dapat Peringatan Gempa, Ternyata Hoax

Warga Jepang Panik Dapat Peringatan Gempa, Ternyata Hoax

Niken Purnamasari - detikNews
Senin, 01 Agu 2016 22:22 WIB
Warga Jepang Panik Dapat Peringatan Gempa, Ternyata Hoax
Foto: Ilustrasi warga Jepang (Istimewa/Reuters)
Tokyo - Sebuah peringatan gempa diterima warga Tokyo, Jepang yang seketika membuat warga panik. Namun setelah ditelusuri tidak ada gempa tersebut.

Dilansir AFP, Senin (1/8/2016), dalam peringatan melalui aplikasi peringatan bencana Yurekuru, disebut gempa berkekuatan 9.1 skala richter akan terjadi pukul 5 sore waktu Jepang. Notifikasi tersebut berbunyi,"Gempa! Gempa!."

Namun bencana tersebut rupanya tidak terjadi. Badan Metereologi Jepang langsung bergerak cepat untuk menghentikan peringatan itu dan melakukan investigasi. Data gempa itu disebut didapat dari seismometer di timur Tokyo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tengah melakukan investigasi terkait informasi keliru yang telah terkirim tersebut," ujar pihak Badan Metereologi Jepang.

Warga Jepang pun langsung bereaksi atas kejadian itu melalui sosial media. Beberapa bahkan ada yang mengeluh, saat menerima notifikasi gempa tersebut ia bersiap-siap untuk mati.

Netizen lainnya juga menyebut meski peringatan tersebut tidak benar, namun tetap saja membuatnya sangat ketakutan.

Yurekuru merupakan aplikasi pengingat bencana yang paling populer di Jepang. Terhitung hingga saat ini, sudah 5 juta pengguna mengunduh aplikasi tersebut. (nkn/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads