Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (25/7/2016), pelaku menembak mati mayor polisi tersebut di El-Arish, ibukota provinsi Sinai Utara pada Minggu, 24 Juli malam waktu setempat.
Dalam statemen yang beredar di media sosial, kelompok ISIS menyatakan bahwa pejuangnya "membunuh" mayor polisi tersebut, dan kemudian kabur dengan mobilnya dan senapan otomatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebanyakan serangan ISIS tersebut telah menargetkan aparat keamanan Mesir. Namun ISIS juga telah menyerang para turis dan warga Kristen Mesir. Sebagian besar serangan itu dilakukan dalam aksi-aksi bom dan penyerangan. (ita/ita)











































