Seorang polisi di lokasi kejadian mengatakan, sebagian besar korban tewas di dalam kendaraan-kendaraan mereka yang sedang antre untuk memasuki Khalis, sekitar 80 kilometer sebelah utara ibukota Baghdad.
"Kami mendapatkan jasad-jasad yang hangus di banyak kendaraan termasuk sebuah minibus yang dipenuhi wanita dan anak-anak," ujar seorang polisi yang enggan disebut namanya, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (25/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini belum ada pihak ataupun kelompok yang mengklaimk bertanggung jawab atas bom mobil bunuh diri tersebut. Namun belakangan ini, kelompok radikal ISIS telah meningkatkan serangan-serangan di negara tersebut.
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi telah didesak untuk meningkatkan keamanan menyusul serangan bunuh diri yang diklaim ISIS awal bulan ini. Serangan yang menewaskan 292 orang di Baghdad tersebut merupakan salah satu serangan terbesar di Irak sejak invasi Amerika Serikat tahun 2003. (ita/ita)











































