Seperti dilansir Reuters, Minggu (24/7/2016), 7 dari 9 korban tewas berusia di bawah 20 tahun. Tiga orang berusia 14 tahun, 2 berusia 15 tahun, 1 orang di antaranya berusia 17 tahun, dan 1 lainnya berusia 19 tahun.
Dua korban tewas lainnya berusia 20 tahun dan 45 tahun. Enam di antaranya laki-laki dan 2 orang lainnya berjenis kelamin perempuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga meletakkan bunga dan lilin di lokasi penembakan di Munich (Foto: REUTERS/Arnd Wiegmann) |
Menteri Luar Negeri Turki menyatakan bahwa 3 warga negara Turki termasuk di dalam 9 korban tewas saat penembakan di pusat perbelanjaan Olympia (OEZ) yang ramai orang. Dalam wawancara dengan stasiun TV lokal, Menlu Turki Mevlut Cavusoglu menyebut 3 korban itu adalah 2 orang remaja dan seorang wanita. Mereka bernama Sevda Dag, Can Leyla dan Selcuk Kilic.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Yunani juga menyebut 1 orang warganya menjadi korban dalam kejadian itu. Tiga orang korban lainnya berasal dari Kosovo, sebuah negara di tenggara Eropa.
Warga berdoa di lokasi penembakan di Munich (Foto: REUTERS/Arnd Wiegmann) |
Seseorang bernama Naim Zabergja mengatakan bahwa anaknya, Dijamant tewas dalam penembakan itu. Naim pun datang ke lokasi sambil membawa foto anaknya dengan tulisan tanggal lahir.
Selain 9 korban tewas, ada lebih dari 20 orang yang terluka dalam kejadian ini. Pelaku penembakan ditemukan tewas bunuh diri usai menembak mati 9 orang lainnya. Pelaku yang berusia 18 tahun itu disebut bernama Ali Sonboly, yang memiliki ayah seorang sopir taksi. Dia tinggal di Munich, berkewarganegaraan ganda Jerman-Iran, dan disebut tidak terkait ISIS.
(imk/rna)












































Warga meletakkan bunga dan lilin di lokasi penembakan di Munich (Foto: REUTERS/Arnd Wiegmann)
Warga berdoa di lokasi penembakan di Munich (Foto: REUTERS/Arnd Wiegmann)