Coba Bakar Bendera AS di Dekat Konvensi Republik, 18 Demonstran Ditangkap

Coba Bakar Bendera AS di Dekat Konvensi Republik, 18 Demonstran Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 21 Jul 2016 12:15 WIB
Coba Bakar Bendera AS di Dekat Konvensi Republik, 18 Demonstran Ditangkap
Demonstran coba membakar bendera AS (REUTERS/Adrees Latif)
Cleveland - Kepolisian Cleveland, Amerika Serikat (AS) menangkap 18 demonstran di dekat gedung digelarnya Konvensi Nasional Partai Republik (RNC). Para demonstran berusaha membakar bendera AS di dekat pintu masuk gedung.

Dua demonstran yang ditangkap di antaranya, dijerat dakwaan penyerangan terhadap satu polisi. Polisi itu diserang saat berusaha menyita bendera AS yang hendak dibakar. Dituturkan Kepala Kepolisian Cleveland, Calvin Williams, kepada wartawan seperti dilansir Reuters, Kamis (21/7/2016), celana beberapa demonstran lainnya terbakar saat percobaan pembakaran dilakukan.

"Apapun yang hendak mereka lakukan pada bendera itu, ketika kami berupaya memadamkannya dan mereka berusaha menahannya, celana mereka terbakar," terang Williams yang ada di lokasi unjuk rasa pada Rabu (20/7) waktu AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

REUTERS/Lucas Jackson

"Dakwaan yang dijeratkan adalah penyerangan terhadap seorang polisi, karena polisi itu berusaha memadamkan api ketika melihat bendera itu terbakar dan ada juga demonstran lain yang berusaha mengambil bendera itu," imbuhnya.

Sebanyak 15 dari 16 demonstran lainnya yang ditangkap, dijerat dakwaan menghasut kekerasan di dekat kerumunan massa di Quicken Loans Arena, lokasi konvensi Partai Republik. Tidak disebut lebih lanjut dakwaan apa yang dijeratkan kepada demonstran lainnya.

Praktik membakar bendera AS dinyatakan terlarang dalam Amandemen Pertama Konstitusi AS, yang juga melindungi hak kebebasan berbicara. Namun dalam kasus ini tidak ada demonstran yang dijerat dakwaan pembakaran bendera AS.

Polisi AS mengamankan bendera yang hendak dibakar (REUTERS/Shannon Stapleton)

Dua personel kepolisian mengalami luka-luka dalam bentrokan dengan demonstran. Williams menyebut luka-luka yang dialami kedua polisi sebagai luka benturan dan memar ringan.

Konvensi Partai Republik yang digelar empat hari, berakhir pada Kamis (21/7), diwarnai berbagai unjuk rasa. Namun penangkapan pada Rabu (20/7) merupakan penangkapan terbesar. Otoritas setempat menyebut, total ada 23 demonstran yang ditangkap dalam berbagai unjuk rasa saat konvensi. Selain 18 demonstran yang ditangkap dalam insiden percobaan pembakaran bendera, ada lima demonstran lainnya yang ditangkap dalam tiga bentrokan berbeda.

Kelompok yang menyebut dirinya sebagai 'Revolution Club' mengaku kepada wartawan bahwa mereka memang berniat membakar bendera AS, untuk memprotes kebijakan pemerintah AS terutama intervensi militer di negara lain. Aksi protes serupa, yang digelar sebelumnya di lokasi yang sama, berjalan damai tanpa insiden.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini