Dilansir BBC, Selasa (19/7/2016), Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Bavaria Joachim Herrmann mengatakan remaja tersebut merupakan pengungsi dari Afghanistan. Si remaja ini sehari-harinya tinggal di sekitar wilayah Ochsenfurt.
Herrmann mengatakan, si remaja tersebut masuk ke Jerman sendirian. Tidak ada keluarga yang menyertainya.
Sedangkan mengenai peristiwa kejadian, Herrmann mengatakan saksi-saksi di dalam kereta mendengar pelaku melafalkan 'Allahu Akbar' atau ucapan takbir, pada saat menebaskan kapak.
Peristiwa ini terjadi pukul 21.15 Senin (19/7), waktu setempat di dalam kereta yang melintas dari Treuchlingen ke Wurzburg.
"Sesaat setelah tiba di Wurzburg, pelaku menyerang penumpang lain dengan kapak dan pisau," kata seorang petugas polisi.
Tiga orang penumpang mendapatkan luka serius akibat penyerangan ini. Satu orang lainnya menderita luka ringan.
Polisi mengatakan, setelah melakukan aksinya, penyerang itu melarikan diri. Namun polisi mengejar dan menembak sehingga pelaku tewas. (faj/Hbb)











































