Penembak 3 Polisi di Baton Roudge Lancarkan Aksinya Saat Ulang Tahun

Penembak 3 Polisi di Baton Roudge Lancarkan Aksinya Saat Ulang Tahun

Wisnu Prasetiyo, - detikNews
Senin, 18 Jul 2016 09:15 WIB
Penembak 3 Polisi di Baton Roudge Lancarkan Aksinya Saat Ulang Tahun
Suasana pengamanan di Baton Rouge/Foto: Reuters
Jakarta - Media Amerika Serikat telah mengungkap identitas pelaku penembakan tiga orang polisi di Baton Rouge, Louisiana Amerika Serikat. Pria yang telah tewas ditembak polisi itu bernama Gavin Long.

Seperti dilansir dari AFP, Senin (18/7/2016), diketahui pelaku bernama Gavin Long. Gavin merupakan warga berkulit hitam yang belum diketahui secara lengkap identitasnya.

Satu hal yang menarik, Gavin melakukan aksi brutalnya saat berulang tahun yang ke-29.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasca tewasnya Gavin, polisi mengatakan, mereka masih memburu dua tersangka lainnya yang telah diketahui ciri-cirinya. Polisi meminta masyarakat sekitar lokasi kejadian untuk waspada terhadap orang-orang berpakaian hitam dan membawa senjata laras panjang.

Baton Rouge akhir-akhir ini memang menjadi perhatian publik setelah penembakan oleh polisi yang menewaskan Alton Sterling, seorang warga kulit hitam beberapa waktu lalu. Tewasnya Sterling ini juga yang memicu demonstrasi menentang aksi brutal polisi AS, yang dianggap melakukan diskriminasi rasial.

Banyak yang menyatakan kasus penembakan yang terjadi Minggu pagi ini masih ada hubungannya dengan kasus kematian dua warga kulit hitam, Philando Castile di Minnesota dan Alton Sterling di Louisiana yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun polisi kepada CNN melihat kasus ini belum ada keterkaitan dengan masalah ras.

Sementara itu, Presiden AS Barrack Obama telah mengutuk keras kejadian ini, Ia menilai, polisi harus senantiasa mawas diri dengan kemungkinan-kemungkinan serangan serupa yang bisa terjadi srcara tiba-tiba.

"Hingga saat ini, kami belum tahu motif pembunuhan tersebut. Kami belum tahu apakah tersangka memang mengincar para polisi atau dia menembak polisi yang datang karena menerima panggilan," kata Obama dalam pernyataannya.

Diberitakan sebelumnya, penembakan itu terjadi pada Minggu (17/7) di sekitar wilayah Hammond Aire Plaza di Airline Highway sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Tiga orang polisi yang terluka dilaporkan dalam kondisi kritis di rumah sakit akibat terkena tembakan.

Polisi menyebut, awalnya mereka menerima laporan adanya orang yang berjalan menenteng senjata di lokasi kejadian. Ketika polisi mendatangi lokasi menindaklanjuti laporan itu, terjadi kontak tembak. (faj/faj)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini