42 Orang Tewas dalam Percobaan Kudeta di Turki

42 Orang Tewas dalam Percobaan Kudeta di Turki

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 16 Jul 2016 10:25 WIB
42 Orang Tewas dalam Percobaan Kudeta di Turki
Foto: reuters
Ankara, - Upaya kudeta yang dilakukan salah satu faksi militer di Turki menelan korban jiwa. Sebanyak 42 orang tewas di ibukota Ankara selama percobaan kudeta yang dimulai pada Jumat, 15 Juli malam waktu setempat.

Demikian disampaikan seorang pejabat senior Turki seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (16/7/2016). Pernyataan pejabat Turki ini mengkonfirmasi pemberitaan sebelumnya oleh media pemerintah Turki, Anadolu Agency.

Menurut Anadolu, sebanyak 17 orang dari 42 korban jiwa tersebut merupakan polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, pasukan militer yang pro pemerintah sudah menguasai kembali beberapa lokasi penting. Mulai dari gedung parlemen sampai stasiun TV.

Kudeta ini seperti dikutip Reuters, Sabtu (16/7/2016) tidak direstui petinggi militer Turki. Bahkan, pasukan khusus militer Turki langsung mengambil tindakan. Mereka menyerbu stasiun TV yang sempat dikuasai faksi militer pelaku kudeta. TV sudah kembali dikuasai.

Tak hanya sampai di situ di jalanan di Kota Istanbul dan Ankara, seperti dilihat dalam tayangan Aljazeera, beberapa pasukan tentara pelaku kudeta ditangkap dan dibawa pria bersenjata.

Situs berita AFP juga melansir penyataan pemerintah Turki. Ibu Kota Ankara dan juga Kota Istanbul sudah kembali dikuasai pemerintah. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga sudah mengerahkan pendukungnya untuk turun ke jalan dan menentang kudeta.

Kudeta ini memang hanya terjadi beberapa jam saja. Kudeta tidak didukung militer sepenuhnya. Angkatan Darat dan Angkatan Laut Turki yang merupakan kekuatan penting, tidak sepenuhnya berada di faksi militer yang melakukan kudeta.

Seperti pernyataan dari Komandan pasukan khusus Militer Turki, Jenderal Zekai Aksakalli yang menegaskan tidak merestui kudeta terhadap pemerintah. Dalam pernyataannya, Jenderal Zekai menegaskan, kudeta tidak akan berhasil dan pasukan militer mendukung masyarakat. Situasi di Turki kini perlahan normal pasca kudeta.


(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads