Dituturkan seorang jurnalis Jerman bernama Richard Gutjahr (42) yang menjadi saksi mata teror truk itu, seperti dilansir AFP, Jumat (15/7/2016), pengendara motor itu sengaja mengejar truk dan berusaha masuk ke dalam. Peristiwa ini terjadi saat truk dan motor sama-sama melaju.
"Saya berdiri di balkon, tepat di seberang Promenade des Anglais, dan melihat orang-orang menggelar perayaan, dan bagaimana tiba-tiba sebuah truk melaju di antara kerumunan," terang Gutjahr yang sempat merekam aksi teror itu dengan telepon genggamnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Hilang Saat Teror Truk di Nice, Seorang Bayi Akhirnya Ditemukan Via Facebook
"Mengejutkan, pelaku mengendarai truk sangat lambat, tidak cepat, pelaku bergerak perlahan dan dia dikejar seorang pengendara motor," tuturnya.
"Pengendara motor itu berusaha mengambil alih truk dan bahkan berusaha membuka pintu truk, tapi dia terjatuh dan berakhir terlindas truk," imbuh Gutjahr yang seorang wartawan lepas ini.
Lebih lanjut, Gutjahr mengaku juga melihat dua polisi menembaki truk yang terus melaju itu. "Kemudian pelaku menginjak gas dan truk melaju dengan cepat, semakin cepat dan melaju dalam bentuk zig-zag ke arah kerumunan orang," ucapnya.
"Dalam waktu 15-20 detik kemudian, terdengar suara tembakan dari beberapa senjata. Saya tidak tahu siapa sedang menembak ke arah siapa," jelas Gutjahr.
Baca juga: Prancis Tetapkan Masa Berkabung 3 Hari Usai Teror Truk di Nice
Situasi saat itu, sebut Gutjhar, sangat kacau dan dipenuhi kepanikan. Orang-orang berlarian ke segala arah dan berusaha mencari perlindungan di hotel-hotel setempat. "Setelah itu, saya pribadi melihat 12 mayat dan sudah jelas ada lebih banyak lagi," tutupnya.
(nvc/mad)











































