"Pemeriksaan ketat pada tiga perlintasan perbatasan dan jalur kereta. Aparat keamanan kami sedang bekerja," terang Menteri Dalam Negeri Italia, Angelino Alfano, seperti dilansir Reuters, Jumat (15/7/2016).
Baca juga: Pengemudi Truk di Nice Pernah Terlibat Pencurian dan Kekerasan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi serangan itu terletak di dekat resort pantai Prancis bagian selatan, yang berjarak 35 kilometer dari perbatasan Italia.
Sedikitnya 84 orang tewas dalam teror itu dan sekitar 18 orang lainnya dalam kondisi kritis di rumah sakit setempat. Pengemudi truk yang mendalangi teror itu tewas ditembak polisi setempat, setelah sempat mengeluarkan senjata dan melepas tembakan beberapa kali.
Baca juga: Ketika Kendaraan Dijadikan Senjata Serangan Teror
Presiden Prancis Francois Hollande telah menyatakan insiden itu sebagai serangan teror dan memperpanjang masa darurat di seluruh wilayah Prancis hingga 3 bulan ke depan. Hollande juga mengumumkan peningkatan operasi militer melawan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah dan Irak.
"Kami akan terus menyerang mereka yang menyerang kita di tanah air kita," tegas Hollande, yang juga memerintahkan pengerahan tentara cadangan untuk membantu pengamanan.
(nvc/nwk)










































