Identitas pengemudi truk itu belum dirilis secara resmi oleh otoritas Prancis. Namun disampaikan sumber kepolisian yang memahami penyelidikan, seperti dilansir Reuters, Jumat (15/7/2016), pengemudi truk itu sudah dikenal oleh polisi setempat karena pernah terseret kasus kriminal biasa.
Baca juga: Pengemudi Truk di Nice Keluarkan Senjata dan Lepas Tembakan Sebelum Tewas
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber kepolisian itu hanya menyebut bahwa si pengemudi truk merupakan warga negara Prancis-Tunisia berusia 31 tahun, yang lahir di Tunisia. Nama maupun foto pengemudi truk itu belum dirilis ke publik.
Baca juga: Identitas Pengemudi Truk yang Tewaskan 80 Orang di Nice Masih Belum Jelas
Pejabat setempat, Christian Estrosi, seperti dilansir AFP, menyebut pengemudi truk sempat mengeluarkan pistol dan melepas tembakan beberapa kali, sebelum ditembak mati polisi. "Pada saat pengemudi truk ditembak mati polisi, dia sempat melepas tembakan beberapa kali," terang Estrosi.
Sementara itu, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis, Pierre-Henry Brandet menyatakan jumlah korban tewas bertambah menjadi 84 orang. Sedangkan 18 orang lainnya dalam kondisi kritis di rumah sakit setempat.
Baca juga: Ketika Kendaraan Dijadikan Senjata Serangan Teror
Secara terpisah, jaksa setempat menyatakan penyelidikan insiden ini ditangani oleh penyidik antiterorisme. Presiden Francois Hollande telah menyatakan secara tegas, bahwa insiden truk menabrak kerumunan orang ini jelas merupakan serangan teroris.
"Penyelidikan masih berlangsung untuk mencari tahu apakah pelaku bertindak sendiri atau memiliki kaki tangan yang mungkin melarikan diri," terang Brandet.
(nvc/nwk)











































