Perampok Bank Singapura Rp 292 Juta Berbekal Kertas Ditangkap di Thailand

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 12 Jul 2016 19:20 WIB
Ilustrasi (REUTERS/Dario Pignatelli)
Singapura - Otoritas Singapura memburu seorang pria asing yang merampok bank hanya dengan berbekal secarik kertas. Perampok yang membawa kabur SGD 30 ribu (Rp 292 juta) ini berhasil ditangkap di Bangkok, Thailand.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Selasa (12/7/2016), kepolisian Singapura menyatakan tersangka perampokan itu ditangkap pada Minggu (10/7) di Bangkok, atau selang tiga hari setelah perampokan terjadi pada salah satu bank cabang Standard Chartered di Singapura, dengan hanya menggunakan secarik kertas berisi ancaman.

"Otoritas Singapura saat ini masih berkomunikasi dengan mitra kami di Thailand untuk melihat apakah tersangka bisa diserahkan penahanannya kepada kami," demikian pernyataan kepolisian Singapura.

Perampokan itu terjadi pada 7 Juli lalu, ketika tersangka masuk ke dalam dan menyerahkan secarik kertas kepada teller bank, kemudian kabur dengan membawa uang tunai senilai SGD 30 ribu.

"Ini perampokan, saya membawa senjata, berikan saya uang, jangan hubungi polisi," demikian isi tulisan dalam secarik kertas itu, menurut sumber yang memahami penyelidikan kasus ini.

Sedangkan dilaporkan media Singapura, The Straits Times, kepolisian Thailand mengkonfirmasi tersangka perampokan sebagai pria Kanada yang tiba di Thailand pada Kamis (7/7) sekitar pukul 17.08 waktu setempat. Namun tidak disebut lebih lanjut identitas pria asing itu.

The Straits Times yang mengutip Direktur Interpol Unit Thailand, Mayor Jenderal Apichart Suriboonya, menyebut tersangka ditangkap di sebuah hostel di Bangkok pada Minggu (10/7) siang dan kini ada dalam penahanan otoritas setempat.

Polisi sebelumnya menyatakan, tidak ada senjata yang digunakan tersangka dalam perampokan itu. Kasus perampokan bank semacam itu tergolong langka di Singapura, yang dikenal tegas terhadap praktik kriminal dan keras pada kepemilikan senjata api.

(nvc/nwk)