Diberitakan AFP, Senin (11/7/2016), pemerintah Kepulauan Bahama meminta warganya untuk berhati-hati saat melakukan ke AS setelah meningkatnya tensi ketegangan antara kelompok kulit hitam dengan polisi.
Peringatan ini dikeluarkan dikarenakan sebagian besar penduduk di wilayah Karibia itu berkulit hitam.
Kementerian Luar Negeri Bahama mengatakan pemuda Bahama harus berhati-hati jika berurusan dengan polisi-polisi AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari Senin ini waktu setempat masuk dalam daftar libur di Kepulauan Bahama, sehingga banyak warga yang akan menghabiskan akhir pekan dengan berkunjung ke AS.
Travel Warning ini sejenis dengan travel warning dikeluarkan oleh Kemenlu AS kepada warga AS yang hendak mengunjungi negara-negara yang berbahaya.
Ketegangan rasial sedang dalam ketegangan tinggi di AS setelah dua orang kulit hitam tewas ditembak oleh polisi AS.
Mikha Johnson, pria berkukit hitam yang menewaskan lima polisi dan melukai 7 lainnya saat protes damai di Dallas mengatakan alasan penembakan itu sebagai tindakan balasan atas penembakan sebelumnya. Polisi berhasil menewaskan Mikha dengan sebuah bom yang dilakukan oleh sebuah robot. (tfq/dhn)











































