Dilansir Reuters, Jumat (8/7/2016), Arab Saudi mengatakan, pelaku bom bunuh diri pada Senin (4/7) itu bernama Naer Muslim Hamad. Dia adalah pria berkewarganegaran Arab Saudi berusia 26 tahun dengan riwayat penyalahgunaan obat terlarang.
Suasana ledakan akibat bom bunuh diri di dekat Masjid Nabawi (medsos) |
Dua belas orang berkewarganegaraan Pakistan dan tujuh orang warga Arab Saudi juga telah ditahan sehubungan dengan serangan hari itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun gelagat serta langkah Hamad yang buru-buru membuat petugas keamanan curiga. Dia pun dihentikan untuk diperiksa. Saat didekati beberapa petugas, pelaku meledakkan diri menggunakan bom sabuk yang terpasang di tubuhnya. Empat orang petugas keamanan dan pelaku tewas di lokasi dan beberapa petugas keamanan lainnya luka-luka.
Kepulan asap hitam dari lokasi ledakan dekat Masjid Nabawi (Reuters) |
"Ketika petugas keamanan mencegat, dia meledakkan dirinya," kata juru bicara itu.
Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan kepada Al-Ikhbariya TV bahwa Hamad telah beberapa kali melakukan perjalanan luar negeri. Perjalanan terakhirnya diketahui pada awal tahun ini. Namun tidak dirinci ke negara mana saja Hamad
Sementara itu, ada tiga orang lainnya yang melakukan bom bunuh diri di wilayah Qatif. Kewarganegaran ketiganya tidak disebutkan, namun tidak satupun dari antara mereka berkewarganegaraan Arab Saudi.
(Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri Ternyata Hendak Meledakkan Diri di Masjid Nabawi)
Semuanya berusia muda dan satu di antaranya pernah mengambil bagian dalam unjuk rasa anti-pemerintah. BBC menyebut, ketiganya adalah Abdulrahman al-Omar (23), Ibrahim al-Omar (20) dan Abdulkarim al-Husni (20). Kementerian itu mengatakan tidak satupun dari mereka memiliki ID Saudi. (hri/ndr)












































Suasana ledakan akibat bom bunuh diri di dekat Masjid Nabawi (medsos)
Kepulan asap hitam dari lokasi ledakan dekat Masjid Nabawi (Reuters)