"Pasukan komando kami telah menyerbu masuk ke dalam restoran. Baku tembak sengit tengah berlangsung," tutur Mizanur Rahman Bhuiyan, pejabat unit Batalyon Aksi Cepat seperti dikutip kantor berita Reuters, Sabtu (2/7/2016).
Kelompok radikal ISIS telah mengklaim serangan tersebut dan memposting foto-foto yang disebutkan sebagai para warga asing yang tewas dalam serangan di kafe tersebut. Kepolisian Bangladesh meyakini, delapan hingga sembilan pria bersenjatakan senapan serbu dan granat berada di dalam kafe tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok bersenjata tersebut menyerang restoran mewah Holey Artisan di distrik Dhaka, Gulshan pada Jumat, 1 Juli sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Restoran tersebut populer di kalangan ekspatriat.
Telah terjadi baku tembak sporadis antara para penyerang dengan polisi di luar restoran selama beberapa jam setelah penyerangan dimulai. Kelompok ISIS mengklaim 24 orang tewas dalam penyerangan itu. Namun kepolisian Bangladesh membantahnya. Disebutkan bahwa dua polisi tewas dan setidaknya 20 orang luka-luka.
Sejumlah warga Italia dan India termasuk di antara para sandera. (ita/ita)











































