Berdasarkan informasi yang dilansir dari AFP, Sabtu (2/7/2016), Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan, dugaan pelecehan seksual tersebut berlokasi di wilayah Kemo dan diperkirakan terjadi antara kurun waktu 2014-2015.
"Kami menerima informasi terkait dua dugaan baru di area itu yang melibatkan anak di bawah umur," ujar Dujarric.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pejabat PBB menuturkan salah satu korban berusia 12 tahun dan korban lainnya di bawah 18 tahun. Penyelidik telah meminta keterangan dari sekitar 50 orang saksi selama beberapa bulan terakhir.
Sekjen PBB Ban Ki-Moon memecat komandan Minusca tahun lalu di tengah adanya dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Akan tetapi tetap saja timbul kasus baru.
(rna/hri)










































