Taiwan Tak Sengaja Luncurkan Rudal, 1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Luka

Taiwan Tak Sengaja Luncurkan Rudal, 1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Luka

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 01 Jul 2016 16:51 WIB
Taiwan Tak Sengaja Luncurkan Rudal, 1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Luka
Rudal buatan Taiwan Hsiung-feng III (AFP Photo/Sam Yeh)
Taipei - Kapal perang Taiwan tak sengaja meluncurkan sebuah rudal. Namun rudal itu mengenai kapal nelayan dan menewaskan satu warga sipil Taiwan, serta melukai tiga orang lainnya.

Seperti dilansir AFP, Jumat (1/7/2016), rudal buatan Taiwan bernama Hsiung-feng III (Brave Wind) itu mengudara sejauh 75 kilometer, sebelum mengenai kapal nelayan di perairan Penghu, gugusan pulau yang dikelola otoritas Taiwan di Selat Taiwan.

Kapal nelayan bernama Hisan Li Sheng itu merupakan kapal pukat ikan dengan berat 60 ton, yang berasal dari kota Kaohsiung. Kapten atau nakhoda kapal nelayan itu tewas, sedangkan tiga awaknya termasuk satu warga Vietnam dan satu warga Filipina mengalami luka-luka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyelidikan awal menunjukkan bahwa insiden itu yang menjadi penyebab kematian nakhoda kapal," terang juru bicara Kementerian Pertahanan Taiwan, Chen Chung-chi dalam konferensi pers.

Baca juga: Ups...! Kapal Perang Taiwan Tak Sengaja Luncurkan Rudal ke China

"Kami meminta maaf kepada keluarga nakhoda kapal dan akan menyampaikan langsung belasungkawa kami kepada mereka," imbuhnya.

Chen Chung-chi menyebut ketiga awak kapal mengalami luka ringan dan telah meninggalkan rumah sakit di Tainan, usai mendapat perawatan medis.

Rudal itu ditembakkan saat latihan militer pada Jumat (1/7) sekitar pukul 08.10 waktu setempat, dari sebuah kapal seberat 500 ton yang berlabuh di pangkalan laut di kota Tsoying, Taiwan bagian selatan. Rudal itu mengudara tepat ke arah daratan China.

Angkatan Laut Taiwan menyebut, rudal itu mengenai kapal nelayan, tapi tidak meledak dan tidak juga menenggelamkan kapal nelayan itu. Sejumlah helikopter dan kapal militer Taiwan telah dikerahkan untuk mencari rudal yang jatuh ke laut itu.

Masih belum diketahui secara jelas bagaimana rudal yang memiliki jangkauan 300 kilometer, itu bisa diluncurkan. Namun dugaan awal menunjukkan terjadinya kesalahan manusia dalam insiden ini.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini