Seorang pejabat kepolisian Afghan mengatakan, tiga bus yang mengangkut para kadet kepolisian, dihantam ledakan bom saat mendekati Kabul dari provinsi Wardak.
"Informasi awal yang kami punya adalah bahwa dua pengebom bunuh diri terlibat dan ada banyak korban jiwa," ujar pejabat yang enggan disebut namanya itu, seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (30/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok militan Taliban mengklaim serangan bom tersebut. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, serangan pertama menargetkan sebuah bus yang mengangkut para kadet kepolisian dan instruktur mereka. Kemudian, saat para petugas penyelamat dan emergensi tiba, pengebom bunuh diri kedua menabrakkan mobilnya yang bermuatan bahan peledak ke kendaraan-kendaraan mereka.
Serangan bom ini terjadi 10 hari setelah serangan bom terhadap sebuah bus yang mengangkut para petugas keamanan asal Nepal yang bekerja untuk kedutaan Kanada di Kabul. Sebanyak 14 orang tewas dalam insiden itu. (ita/ita)











































