Polisi Turki Tahan 13 Tersangka ISIS Terkait Bom Bandara Istanbul

Polisi Turki Tahan 13 Tersangka ISIS Terkait Bom Bandara Istanbul

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 30 Jun 2016 17:28 WIB
Polisi Turki Tahan 13 Tersangka ISIS Terkait Bom Bandara Istanbul
Polisi berjaga di bandara Ataturk Turki (REUTERS/Osman Orsal)
Istanbul - Kepolisian Turki menahan 13 tersangka terkait teror bom bunuh diri di bandara Ataturk, Istanbul. Orang-orang yang ditahan itu diduga kuat terkait militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), kelompok yang diyakini berada di balik teror bom Ataturk.

"Pagi ini, polisi menggerebek 16 lokasi berbeda untuk menahan 13 tersangka ISIS, termasuk tiga warga negara asing," terang seorang pejabat Turki yang enggan disebut namanya, seperti dilansir AFP, Kamis (30/6/2016).

Tidak diungkapkan lebih lanjut asal kewarganegaraan ketiga warga asing yang ditahan. Tidak dijelaskan juga di mana saja penggerebekan dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Direktur CIA: Ada Ciri Khas ISIS dalam Bom Bunuh Diri Istanbul

Namun sebelumnya kepolisian Turki mengumumkan digelarnya penggerebekan terhadap sel-sel ISIS di Istanbul dan kota Izmir, dekat pantai Aegean. Kantor berita Turki, Anadolu, melaporkan tim kepolisian antiterorisme melakukan penggerebekan terhadap sejumlah rumah lingkungan menengah ke bawah di Istanbul, termasuk Pendik, Basaksehir dan Sultanbeyli.

Pejabat Turki yang enggan disebut namanya itu, malah menyebut kemungkinan setidaknya satu dari tiga pengebom bunuh diri di bandara Ataturk pada Selasa (28/6) malam, adalah warga negara asing.

Secara terpisah, surat kabar lokal Hurriyet mengidentifikasi salah satu pengebom sebagai Osman Vadinov, warga Chechnya keturunan Rusia. Vadinov dilaporkan masuk ke wilayah Turki dari Raqqa, markas kuat ISIS di Suriah.

Baca juga: Tentara Turki Tembak Mati 2 Militan ISIS di Perbatasan Suriah

Otoritas Turki meyakini ISIS berada di balik teror bom itu. Meskipun hingga kini belum ada kelompok maupun pihak tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas teror bom di salah satu bandara tersibuk di Eropa itu.

(nvc/ita)


Berita Terkait