Disampaikan sumber keamanan Turki, seperti dilansir Reuters, Kamis (20/6/2016), kedua militan ISIS itu 'dilumpuhkan' pada 25 Juni lalu, atau selang 3 hari sebelum tiga ledakan bom bunuh diri mengguncang bandara Ataturk, Istanbul. Korban tewas dalam insiden itu bertambah menjadi 42 orang.
Menurut sumber itu, kedua militan itu ditembak setelah mengabaikan peringatan militer Turki saat mereka mencoba melintasi di perbatasan Suriah-Turki. Tembakan tentara perbatasan Turki itu menewaskan keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan sumber keamanan tersebut, salah satu militan yang ditembak mati merupakan warga negara Suriah, yang terbang dari ibu kota Damaskus ke kota perbatasan Qamishli, yang dikuasai militan Kurdi pada 21 Juni lalu. Boarding pass milik militan itu berhasil disita otoritas Turki.
Militan asal Suriah itu dicurigai merencanakan serangan bom bunuh diri di Ankara, ibu kota Turki atau di wilayah Provinsi Adana. Provinsi itu menjadi lokasi Incirlik, atau pangkalan militer tentara Turki dan Amerika Serikat dalam koalisi serangan udara melawan ISIS.
Otoritas Turki, juga AS, sama-sama meyakini ISIS bertanggung jawab atas teror bom di bandara Ataturk pada Selasa (28/6) malam. Tiga pelaku bom bunuh diri di bandara Ataturk diduga warga negara asing, namun asal negaranya belum diketahui.
Baca juga: Tiga Pengebom Bunuh Diri di Bandara Istanbul Diduga Warga Asing
Sementara itu, kepolisian Turki menggelar penggerebekan di markas sel-sel ISIS di Istanbul dan kota Izmir, dekat pantai Aegean. Dilaporkan kantor berita Turki, Anadolu, tim kepolisian antiterorisme dengan dipimpin pasukan khusus melakukan penggerebekan di sejumlah rumah di lingkungan menengah ke bawah di Istanbul, termasuk Pendik, Basaksehir dan Sultanbeyli.
Tidak dijelaskan lebih lanjut apakah penggerebekan ini terkait dengan teror bom bandara Ataturk. Namun sedikitnya 9 tersangka militan yang terkait ISIS, ditahan dalam penggerebekan di kota Izmir. Mereka yang ditangkap dicurigai mendanai, merekrut dan memberi bantuan logistik pada ISIS.
(nvc/ita)











































