Para korban tewas tersebut berada di helikopter militer MI-17 yang hilang pada Minggu, 26 Juni waktu setempat.
"Para petugas penyelamat tengah melakukan prosedur untuk membawa jasad-jasad personel militer kami dari lokasi kecelakaan," demikian disampaikan militer Kolombia seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (28/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Presiden Juan Manuel Santos mengatakan, seluruh personel militer di dalam helikopter tersebut tewas dalam kecelakaan itu.
"Saya sangat menyesalkan apa yang terjadi," kata Santos dalam pidatonya.
Disampaikan Santos, saat kejadian, para korban sedang memberikan dukungan bagi operasi melawan kelompok pemberontak sayap kiri ELN. (ita/ita)











































