20 Orang Tewas Akibat Banjir di West Virginia AS

20 Orang Tewas Akibat Banjir di West Virginia AS

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 25 Jun 2016 08:55 WIB
20 Orang Tewas Akibat Banjir di West Virginia AS
Ketinggian banjir di West Virginia cukup tinggi (West Virginia Department of Transportation/Handout via Reuters)
West Virginia - Negara bagian West Virginia, Amerika Serikat (AS) dilanda banjir yang memaksa warga mengungsi hingga ke atap rumah. Sedikitnya 20 orang tewas akibat bencana banjir yang dipicu hujan deras seharian penuh ini.

"Dampak kerusakannya menyebar luar dan menghancurkan. Fokus kami tetap pada upaya pencarian dan penyelamatan," ujar Gubernur West Virginia Earl Ray Tomblin dalam konferensi pers, seperti dilansir AFP, Sabtu (25/6/2016).

"Saya berencana terbang sendiri mengelilingi area terdampak hari ini, tapi tidak bisa, karena seluruh pesawat digunakan untuk operasi penyelamatan," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas penyelamat menggunakan perahu karet untuk mencari korban (West Virginia Department of Transportation/Handout via Reuters)

Disebutkan Gubernur Tomblin dalam pernyataannya, korban tewas akibat banjir mencapai 14 orang. Namun Senator AS Shelley Moore Capito menuturkan kepada CNN, pada Jumat (24/6) malam, bahwa korban tewas bertambah menjadi 20 orang dan diperkirakan masih bisa meningkat.

"Saya mendengar masih ada orang-orang yang belum ditemukan," ucapnya.

Salah satu korban tewas, menurut media lokal WSAZ, ialah seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun yang hanyut tersapu arus banjir yang deras saat mencoba berjalan melintasi pinggir sungai bersama ibu dan saudara perempuannya. Jasad bocah itu ditemukan setelah dilakukan pencarian selama 3 jam.

Mobil warga hanyut terbawa banjir (West Virginia Department of Transportation/Handout via Reuters)

Sedikitnya enam distrik mengalami kerusakan menyeluruh dan sekitar 66 ribu warga hidup tanpa aliran listrik. Senator Capito menyatakan, dirinya terus berkomunikasi dengan Gedung Putih demi mendapatkan penetapan federal untuk bantuan kemanusiaan di wilayah terdampak.

Sekitar 200 personel Garda Nasional disebar ke berbagai lokasi banjir untuk membantu petugas darurat lokal. Sedikitnya 17 kamp pengungsian dibuka bagi warga yang rumahnya rusak maupun hancur akibat banjir.

ABC News melaporkan, sekitar 500 warga terpaksa mengungsi ke pusat perbelanjaan setempat, setelah banjir menghanyutkan jembatan yang menghubungkan ke jalan utama. Beberapa foto di media sosial menunjukkan banjir setinggi dada orang dewasa di beberapa wilayah.

(nvc/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads