Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Sediq Sediqqi mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (20/6/2016), 14 orang tewas dan 8 orang terluka dalam serangan itu. Kepolisian masih berupaya mengidentifikasi para korban.
Kepala kepolisian Kabul, Abdul Rahman Rahimi mengatakan, para korban tampaknya termasuk warga Afghan dan para kontraktor keamanan asal Nepal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taliban kemudian mengklaim serangan itu lewat statemen dari juru bicara kelompok radikal itu, Zabihullah Mujahid.
Serangan bom bunuh diri ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman keamanan yang terus dihadapi Afghanistan sejak pemimpin Taliban Mullah Akhtar Mansour tewas dalam serangan pesawat tak berawak (drone) AS bulan lalu. Taliban kemudian mengumumkan Mullah Haibatullah Akhundzada sebagai pengganti Mansour.
(ita/ita)










































