Seperti dilansir AFP, Rabu (15/6/2016), Anum Isharg Masih yang disebut usianya menginjak akhir masa remaja dan berasal dari keluarga penganut Kristen, dibunuh ketika tertidur di kamarnya di kota Sialkot, Lahore, pada Minggu (12/6) dini hari.
"Saqib Ishaq Masih (23) membunuh adik perempuannya dengan memukul kepalanya dengan balok kayu, ketika korban sedang tidur," terang pejabat kepolisian Sialkot, Rana Zulfiqar, kepada AFP.
"Korban yang bernama Anum Ishaq masih, yang berusia di akhir remaja, dan ingin menikahi seorang tetangganya yang juga penganut Kristen, tapi keluarganya menentang pernikahan itu," imbuhnya.
Baca juga: Pembunuhan Atas Nama Kehormatan 'Tidak Islami'
Rana menyebut, korban bersikeras untuk menikahi pria itu pada Sabtu (11/6) dan memancing kemarahan kakak laki-lakinya. Dalam kasus ini, ayah korban mengajukan laporan ke polisi dan sang kakak laki-laki ditangkap kemudian dijerat dakwaan pembunuhan.
Secara terpisah, aktivitas Kristen setempat, Shamoon Gill menuturkan kepada AFP bahwa kasus pembunuhan demi kehormatan tergolong jarang terjadi dalam komunitas penganut Kristen di Pakistan. Kasus semacam ini lebih banyak terjadi pada keluarga muslim di Pakistan.
"Tidak ada kaitannya dengan agama, tapi bagian dari isu sosial yang mengakar dalam masyarakat timur," sebutnya.
Kasus serupa terjadi pekan lalu, ketika remaja 16 tahun bernama Zeenat Bibi di Lahore, dibakar hidup-hidup oleh ibundanya sendiri karena menikahi pria pilihannya. Ibunda Bibi telah mengakui kejahatannya.
Baca juga: Nikahi Pria Pilihannya, ABG Pakistan Dibakar Hidup-hidup oleh Ibunya
(nvc/hri)











































