Omar Mateen Telepon 911 dan Mengaku ISIS Sebelum Lakukan Penembakan

Omar Mateen Telepon 911 dan Mengaku ISIS Sebelum Lakukan Penembakan

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 13 Jun 2016 09:16 WIB
Omar Mateen Telepon 911 dan Mengaku ISIS Sebelum Lakukan Penembakan
Foto: Omar Mateen (twitter)
Orlando, - Omar Mateen ditembak mati polisi setelah melakukan penembakan di sebuah klub malam khusus gay di Orlando, Florida. Rupanya Mateen menelepon polisi sebelum melakukan aksinya.

Dikutip dari AFP, Senin (13/6/2016) Mateen menelepon 911 singkat sebelum melakukan penembakan. Dia mengucapkan sumpah setia kepada kelompok radikal ISIS.

Mateen merupakan pria kelahiran New York. Kedua orang tuanya berasal dari Afghanistan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia sempat diinterogasi oleh FBI pada 2013 dan 2014. Tetapi dalam interogasi itu FBI tak berkesimpulan bahwa Mateen akan menjadi ancaman di kemudian hari.

Sementara itu, ayah dari Mateen yakin tindakan keji anaknya itu dilakukan atas dasar kebencian terhadap kaum gay. Ayah Mateen percaya bahwa tindakannya ini tak ada kaitannya dengan agama Islam yang dipeluknya.

"Tak ada hubungannya dengan agama," kata ayah Mateen, Mir Seddique.

Menurut dia, Mateen sebelumnya melihat pasangan gay bermesraan di Miami. Setelah itu Seddique percaya kejadian penembakan dipicu oleh apa yang disaksikan Mateen sebelumnya.

"Dia melihat dua pria berciuman satu sama lain di hadapan istri dan anaknya sehingga dia amat marah," ucap Seddique.

(bag/elz)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini