Dikutip dari AFP, Senin (13/6/2016) Mateen menelepon 911 singkat sebelum melakukan penembakan. Dia mengucapkan sumpah setia kepada kelompok radikal ISIS.
Mateen merupakan pria kelahiran New York. Kedua orang tuanya berasal dari Afghanistan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, ayah dari Mateen yakin tindakan keji anaknya itu dilakukan atas dasar kebencian terhadap kaum gay. Ayah Mateen percaya bahwa tindakannya ini tak ada kaitannya dengan agama Islam yang dipeluknya.
"Tak ada hubungannya dengan agama," kata ayah Mateen, Mir Seddique.
Menurut dia, Mateen sebelumnya melihat pasangan gay bermesraan di Miami. Setelah itu Seddique percaya kejadian penembakan dipicu oleh apa yang disaksikan Mateen sebelumnya.
"Dia melihat dua pria berciuman satu sama lain di hadapan istri dan anaknya sehingga dia amat marah," ucap Seddique.
(bag/elz)










































