"Kita sekarang cukup untuk menyatakan ini sebagai aksi teror dan aksi kebencian," kata Obama dalam pernyataannya di Gedung Putih pada Minggu sore waktu setempat dan dikutip detikcom dari CNN Senin (13/6/2016).
"FBI sudah benar dalam menginvestigasi aksi ini sebagai tidakan teror. Kita akan menuju ke mana pun fakta membimbing kita ... Apa yang nyata sekarang adalah dia seorang pria yang penuh kebencian," ungkap Obama.
Sedikitnya 50 orang tewas dan 53 lainnya luka-luka dalam peristiwa yang terjadi di sebuah klub malam gay pada Minggu (12/6) dini hari waktu setempat. Peristiwa ini disebut yang terburuk dalam sejarah penembakan massal di AS.
"Ini merupakan hari menyedihkan untuk kawan-kawan kita yang LGBT," ucap Obama.
"Ini adalah peringatan serius yang menyerang orang Amerika mana pun, terutama ras, etnik, agama atau orientasi seksual adalah sebuah serangan kepada kita semua dan kepada nilai fundamental kesetaraan dan martabat yang membuat kita bernegara. Tak ada serangan atau pun kebencian yang akan mengubah siapa kita atau nilai-nilai yang membuat kita sebagai bangsa Amerika," tutur Obama. (bag/bag)











































