Dikatakan Erdogan, dirinya merupakan pendukung kuat kaum wanita yang berkarir, namun ditekankannya, karir harusnya tidak menjadi halangan bagi wanita untuk memiliki anak-anak.
"Menolak menjadi ibu berarti menyerah pada kemanusiaan," tutur Erdogan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (6/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenyataan bahwa seorang wanita melekat pada kehidupan profesionalnya, seharusnya tidak mencegah dia menjadi seorang ibu," tutur Erdogan seraya mengimbuhkan, Turki telah mengambil langkah-langkah penting untuk mendukung kaum ibu pekerja.
"Seorang wanita yang menolak menjadi ibu... bagaimanapun suksesnya kehidupan pekerjaannya, adalah kurang baik, tidak lengkap," cetusnya.
Beberapa waktu lalu, Erdogan mengatakan bahwa keluarga-keluarga muslim tidak seharusnya mengikuti program Keluarga Berencana (KB) dan kontrasepsi. Pernyataan Erdogan ini telah memicu kemarahan di kalangan aktivis wanita.
Erdogan telah berulang kali memicu kemarahan kaum feminis dan para aktivis wanita dengan komentarnya mengenai KB. Erdogan bahkan pernah menyebut KB sebagai "pengkhianatan".
(ita/ita)











































