Kereta Penumpang Tabrak Ekor Kereta Barang di Belgia, 3 Orang Tewas

Kereta Penumpang Tabrak Ekor Kereta Barang di Belgia, 3 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 06 Jun 2016 09:02 WIB
Kereta Penumpang Tabrak Ekor Kereta Barang di Belgia, 3 Orang Tewas
Petugas mengevakuasi korban dari gerbong yang terguling (AFP PHOTO/JOHN THYS)
Brussels - Rangkaian kereta penumpang bertabrakan dengan kereta barang di Saint-Georges-Sur-Meuse, Belgia. Sedikitnya 3 orang tewas dan sekitar 40 orang lainnya luka-luka dalam insiden ini.

"Rangkaian kereta...yang membawa sekitar 40 penumpang menabrak bagian belakang kereta barang di rel yang yang sama," demikian pernyataan operator jalur kereta api Belgia, SNCB, seperti dilansir Reuters, Senin (6/6/2016).

"Tabrakan itu membuat anjlok dua dari total enam gerbong," imbuh pernyataan itu, sembari menyebut gerbong bagian depan terguling ke samping.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota Saint-Georges-Sur-Meuse, Francis Dejon, menuturkan kepada kantor berita Belgia, Belga, bahwa sedikitnya tiga orang tewas dalam insiden yang terjadi selang satu jam sebelum tengah malam pada Minggu (5/6) waktu setempat ini.

Sejumlah gerbong anjlok dan terguling (AFP PHOTO/JOHN THYS)


Kepada AFP, juru bicara pengelola infrastruktur jalur kereta api Belgia, Infrabel, Frederic Sacre menyebut kereta penumpang itu menabrak bagian belakangan kereta barang dalam kecepatan tinggi. Kecelakaan ini terjadi di rel kereta api yang menghubungkan kota Namur dengan Liege.

Personel kepolisian dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan dari kota Liege, yang merupakan kota terdekat dengan lokasi kecelakaan. Beberapa penumpang harus dievakuasi petugas dari puing kereta yang anjlok.

"Prioritasnya adalah menolong para korban," tegas Infrabel dan SNCB.

Penyebab kecelakaan ini belum diketahui pasti. Pernyataan muncul soal apakah rangkaian kereta penumpang itu sebenarnya mampu mengerem sebelum tabrakan terjadi. Penyelidikan terhadap insiden ini masih diselidiki otoritas setempat.

(nvc/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini