Wakil Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Harsha de Silva seperti dikutip AFP, Minggu (5/6/2016) menyebut kekacauan terjadi di wilayah tersebut. Petugas melakukan evakuasi setelah terjadi ledakan.
"Situasi di jalanan cukup kacau," kata Harsha dalam akun twitternya. "Saya memperkirakan ada ribuan orang yang dievakuasi," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Api merembet dengan cepat ke gudang mesiu dan sangat sulit memadamkan api karena mobil pemadam tidak dapat ke lokasi," kata Ratnayake kepada wartawan.
Dia belum bisa memastikan dugaan awal penyebab terjadinya ledakan. Saat ini Departemen Investigasi Kriminal sudah diminta melakukan penyelidikan.
Sedangkan Juru bicara militer Jayanath Jayaweera mengatakan ledakan terjadi di kompleks militer Salawa. Namun menurutnya terlalu dini menyebut dugaan penyebab terjadinya ledakan. (fdn/fdn)











































