Dalai Lama Sebut Terlalu Banyak Pengungsi di Eropa

Dalai Lama Sebut Terlalu Banyak Pengungsi di Eropa

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 01 Jun 2016 13:43 WIB
Dalai Lama Sebut Terlalu Banyak Pengungsi di Eropa
pengungsi Suriah (Foto: Getty Images)
New Delhi, - Dalai Lama mengomentari gelombang pengungsi yang terus membanjiri benua Eropa. Dikatakannya, Eropa telah menerima terlalu banyak pengungsi. Menurutnya, para pengungsi itu pada akhirnya, seharusnya kembali ke negara asal mereka untuk membangun kembali negara mereka.

"Ketika kita melihat ke wajah setiap pengungsi, khususnya anak-anak dan wanita, kita bisa merasakan penderitaan mereka," tutur Dalai Lama dalam wawancara dengan media Jerman, Frankfurter Allgemeine Zeitung, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/6/2016).

"Umat manusia yang sedikit lebih beruntung punya kewajiban untuk membantu mereka. Di lain pihak, mereka (pengungsi) terlalu banyak sekarang," kata pemimpin spiritual Tibet yang telah hidup mengasingkan diri di India selama lebih dari setengah abad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Eropa, contohnya Jerman, tak bisa menjadi negara Arab," ujarnya sembari tertawa seperti dilaporkan harian Jerman tersebut. "Jerman adalah Jerman," imbuhnya.

Menurut Dalai Lama, dari sudut moral pun, para pengungsi seharusnya diterima untuk sementara saja. "Tujuannya harusnya agar mereka pulang dan membantu membangun kembali negara-negara mereka," kata Dalai Lama.

Tahun lalu, Jerman menerima 1,1 juta orang yang mengungsi dari perang dan penderitaan di Suriah, Irak, Afghanistan dan negara-negara lain.

Dalai Lama sendiri berharap dirinya bisa kembali ke Tibet suatu saat nanti. "Mungkin dalam beberapa tahun lagi," ujar pria berumur 80 tahun itu. "Jika muncul kesempatan untuk kepulangan saya, atau setidaknya untuk kunjungan singkat, itu akan menjadi sumber sukacita besar," imbuhnya.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads