Korban yang sebagian wanita muda ini, mengaku dikelilingi gerombolan pemuda dan diraba secara tidak pantas di tengah berlangsungnya festival musik di kota Darmstadt itu. Kasus semacam ini mengingatkan publik Jerman pada serangan seksual massal saat perayaan Tahun Baru di Cologne, awal tahun ini.
Baca juga: Polisi Jerman Tangkap Tersangka Pelaku Serangan Seksual di Cologne
Dalam kasus terbaru ini, sekitar 14 wanita yang menjadi korban telah mengajukan laporan kriminal ke kepolisian.
"Wanita-wanita itu melaporkan bahwa para pelaku tampaknya berasal dari kawasan Asia Selatan," demikian pernyataan kepolisian setempat, seperti dilansir AFP, Rabu (1/6/2016).
Tiga pria asal Pakistan, yang berusia 28-31 tahun, telah ditangkap saat festival musik yang digelar di lapangan terbuka selama 4 hari berturut-turut ini. Namun kemudian mereka dibebaskan kembali.
Baca juga: Kelompok Anti Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Tolak Kedatangan Migran
Serangan seks massal di Cologne memicu kekhawatiran publik atas kehadiran 1 juta imigran, sejak tahun lalu, yang berniat mencari suaka di Jerman. Kebanyakan imigran ini datang dari kawasan Timur Tengah.
Dalam perdebatan yang muncul soal kasus serangan seks oleh para imigran itu, kelompok sayap kanan menggelar protes melawan hal yang mereka sebut sebagai 'militan seks' dan 'pengungsi pemerkosa'.
(nvc/ita)











































