Disampaikan Secret Service yang bertugas menjaga Gedung Putih dan mengawal Presiden AS serta keluarganya, seperti dilansir Reuters, Selasa (31/5/2016), Presiden Obama tengah berada di dalam Gedung Putih ketika insiden ini terjadi pada Senin (30/5) waktu setempat.
Dituturkan juru bicara Secret Service, Shawn Holtzclaw, ada seseorang yang melempar sebuah benda hingga melintasi pagar Gedung Putih bagian utara. Tidak disebutkan lebih lanjut benda yang dilemparkan ke halaman Gedung Putih itu. Motif pelemparan ini juga tak jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Seorang Pria Acungkan Pistol ke Secret Service, Gedung Putih Sempat Ditutup
Holtzclaw hanya menyebut, pelaku telah ditangkap tanpa insiden. Identitas pelaku yang ditangkap tidak dirilis ke publik. Namun dituturkan wartawan yang ada di Gedung Putih, seperti dilansir AFP, pelaku yang ditangkap berjenis kelamin perempuan.
"Pemeriksaan menyeluruh terhadap benda logam itu berujung negatif. Operasional Gedung Putih telah kembali normal," tegas Holtzclaw.
Bagian utara Gedung Putih sempat ditutup sementara untuk alasan keamanan, selama beberapa jam setelah insiden itu terjadi. Para wartawan yang ada di dalam kompleks Gedung Putih sempat tidak diperbolehkan keluar.
Insiden ini terjadi ketika AS tengah dalam masa libur Memorial Day, untuk mengenang jasa para pahlawan dan tentara yang gugur dalam perang. Presiden Obama mengunjungi Taman Makam Nasional Arlington pada Senin (30/5) pagi waktu setempat, sebagai bagian dari peringatan tahunan untuk menghormati militer AS.
Baca juga: Lempar Ransel ke Gedung Putih, Seorang Penyusup Ditangkap
(nvc/ita)











































