ADVERTISEMENT

Terjatuh ke Kandang Gorila, Bocah AS Kini Dalam Kondisi Baik

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 30 Mei 2016 16:15 WIB
Gorila bernama Harambe yang ditembak mati (REUTERS/Cincinnati Zoo/Handout via Reuters)
Ohio - Bocah 4 tahun yang menjadi pemberitaan karena jatuh ke kandang gorila di kebun binatang Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat (AS), telah pulang dari rumah sakit. Balita ini dilaporkan dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

"Bocah itu sudah pulang (dari rumah sakit) dan kini dalam kondisi baik-baik saja," demikian pernyataan pihak keluarga bocah itu, seperti dilansir ABC News, Senin (30/5/2016).

"Kami menyampaikan terima kasih mendalam kami atas respons cepat oleh staf kebun binatang Cincinnati. Kami tahu ini keputusan yang sangat sulit untuk mereka, dan mereka berkabung atas kematian gorila mereka," imbuh pernyataan itu.

Baca juga: Gorila Ditembak Mati Demi Selamatkan Bocah, Publik AS Marah

Bocah laki-laki yang tidak disebut namanya itu, menurut pengelola kebun binatang, sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit usai insiden yang terjadi pada Sabtu (28/5) waktu setempat itu. Namun tidak lama kemudian, bocah itu diperbolehkan pulang ke rumah.

Insiden ini berawal ketika bocah itu jatuh ke dalam kandang gorila, setelah merangkak melalui pagar pembatas. Di dalam kandang, bocah itu dibawa seekor gorila jantan bernama Harambe berkeliling. Petugas pemadam kebakaran yang kebetulan tengah menangani seorang pengunjung yang sakit di kebun binatang itu, bergegas ke lokasi insiden untuk menyelamatkan sang bocah.

Setibanya di dekat kandang gorila, petugas pemadam melaporkan bocah itu diseret dan dilempar secara kasar oleh si gorila. Tim cepat tanggap dari kebun binatang Cincinnati memutuskan menembak gorila itu dengan senapan, ketika sang bocah ada di antara kaki si gorila. Gorila jenis langka itu pun tewas akibat tembakan dan staf kebun binatang membuka kandang agar petugas pemadam bisa mengevakuasi bocah itu.

Baca juga: Heboh Gorila Ditembak Mati Demi Selamatkan Bocah AS, Ini Kata Saksi Mata

Dituturkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran setempat, Marc Monahan, bocah itu langsung mendapat penanganan trauma setelah berhasil dievakuasi dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Anak Cincinnati.

Pihak rumah sakit dan otoritas setempat tidak menyebut secara rinci kondisi bocah itu. Sedangkan kepolisian setempat hanya menyebutnya mengalami luka-luka yang tidak membahayakan nyawa.

Direktur kebun binatang Cincinnati, Thane Maynard, menyebut keputusan itu sudah tepat karena nyawa sang bocah dalam bahaya. Maynard menyatakan, gorila itu memang tidak berniat menyerang sang bocah, tapi kekuatannya yang sangat besar membahayakan bocah itu. Staf kebun binatang berusaha memanggil para gorila, termasuk dua gorila betina, untuk keluar dari kandang itu. Tapi si gorila jantan malah mendekati bocah itu.

(nvc/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT