Joyce yang merupakan politikus Partai Nasional Australia ini, juga menjabat Menteri Pertanian dan Sumber Daya Air Australia. Komentar ini dilontarkannya saat acara debat dalam rangkaian kampanye pemilu Australia yang akan digelar 2 Juli mendatang.
"Boleh saya ingatkan Anda bahwa ketika kita menghentikan industri ekspor ternak hidup, pada saat yang sama kita mulai melihat banyak orang tiba dengan kapal di Australia," ucap Joyce dalam acara debat yang digelar Rabu (25/5) malam dan dilansir AFP, Kamis (26/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Diduga Rencanakan Serangan Teror, Pria Muda Ditangkap Polisi Australia
Partai Buruh Australia, yang berkuasa saat itu atau tahun 2011, memberlakukan larangan ekspor ternak hidup untuk sementara ke Indonesia. Hal itu setelah terungkap praktik penyiksaan dan kekejian hewan di 12 tempat penjagalan di Indonesia. Penghentian ekspor itu terjadi ketika Australia tengah berjuang menghadapi aliran kapal para pencari suaka, yang kebanyakan datang dari wilayah konflik di Timur Tengah melalui Indonesia.
Menanggapi pernyataan Joyce, Ketua Partai Buruh, yang kini menjadi oposisi di Australia, Bill Shorten menyebut Joyce berbicara omong kosong. "Saya pikir, itu pernyataan yang sangat, sangat bodoh," sebutnya.
"Anda tahu, satu hal ketika dia (Joyce) bertengkar dengan Johnny Depp soal anjing istrinya, yang membuat kita semua sosok menyenangkan. Tapi ketika dia mulai menyinggung kebijakan luar negeri, saya pikir dia seharusnya menyerahkannya kepada orang-orang matang soal itu," imbuh Shorten.
Setahun lalu, Joyce terlibat adu argumen dengan bintang Hollywood Johnny Depp yang terkena kasus setelah tidak melaporkan kedua anjingnya yang dibawa masuk ke Queensland.
Baca juga: Indonesia Jadi Topik Debat Kampanye Pemilu Australia 2016
Secara terpisah, PM Malcolm Turnbull memperjelas bahwa pemerintah Australia meyakini otoritas Indonesia tidak terlibat penyelundupan manusia. "Biar saya perjelas ini semua. Tidak ada keterkaitan antara pemerintah Indonesia dan penyelundupan manusia," tegasnya kepada wartawan, sembari didampingi Joyce pada Kamis (26/5).
(nvc/ita)











































