Seperti dilansir Reuters, Rabu (18/5/2016), insiden ini terjadi di persimpangan 50th Street dan Eight Avenue pada pukul 08.28 waktu setempat. Selain seorang pria yang tewas ditembak, ada pula seorang perempuan yang terluka.
"Kami memiliki korban perempuan yang antara ditembak atau ditusuk," kata juru bicara Kepolisian New York, Detektif Annette Shelton.
Sementara itu, New York Times melaporkan bahwa pria yang ditembak mati itu mengacung-acungkan pisau sepanjang 8 inci di depan supermarket Hell's Kitchen. Pria berusia 46 tahun itu mengeluarkan pisaunya setelah adu jotos dengan salah satu polisi yang berdebat dengannya.
"Saya sedang bekerja dan saya mendengar suara tembakan, sekitar 4-5 tembakan. 30 detik kemudian, saya melihat orang berlarian di jalan sambil berteriak," kata karyawan kedai kopi, Dennis Sandusky.
Wakil Kepala Kepolisian New York James O'Neill mengatakan bahwa dua polisi melepaskan 9 tembakan ke pria tersebut. Sebelumnya, pria itu mengumpat dan bertindak agresif ke penjaga toko.
Seorang polisi yang sedang berjaga lalu menegur pria itu di luar toko tetapi justru berujung perkelahian. Polisi itu berhasil melepaskan diri, namun si pria yang tidak disebutkan identitasnya ini justru mengeluarkan pisau.
Dia lalu mengancam polisi ini dan dua orang rekannya yang datang. Perintah polisi untuk menjatuhkan pisau diabaikan oleh pria ini dan polisi akhirnya mulai menembak.
Perempuan yang terluka adalah seorang warga yang menyaksikan peristiwa tersebut. Dia terluka akibat salah satu peluru polisi. (imk/khf)











































