Awalnya, otoritas menyatakan empat orang tewas dalam insiden yang terjadi di wilayah Diyarbakir, di tenggara Turki pada Kamis (12/5) lalu. Saat itu, bahan peldak dalam jumlah besar meledak tanpa disangka-sangka saat dinaikkan ke truk oleh para anggota kelompok Kurdi, Kurdistan Workers' Party (PKK).
Kantor gubernur setempat ketika itu menyatakan bahwa sekitar 12 warga setempat masih belum ditemukan usai ledakan dahsyat itu. Kabarnya, insiden itu melibatkan sekitar 15 ton bahan peledak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah statemen, kelompok PKK juga menyatakan bahwa ledakan tersebut merupakan kecelakaan. Disebutkan bahwa bom-bom di truk tersebut meledak ketika warga desa yang anti-PKK menembaki truk tersebut.
Menurut PKK, bahan peledak itu semula akan diangkut ke lokasi lain dan tidak diledakkan. PKK pun menyatakan berbelasungkawa kepada para keluarga korban namun tak mau disalahkan atas jatuhnya korban jiwa.
(ita/ita)











































