Berdasarkan informasi dari kantor berita AFP, Minggu (15/4/2016), selain tiga orang tewas, dilaporkan ada 26 orang lainnya yang mengalami luka-luka. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Departemen Kesehatan Moskow seperti dikutip kantor berita non pemerintah Rusia, Interfax.
"Saat itu, 26 terluka dan 3 meninggal," ujar juru bicara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AFP menuliskan, perkelahian di Khovanskoye melibatkan sedikitnya 200 orang imigran dari bekas Soviet Asia Temgah dan Penduduk Rusia wilayah konflik, Caucasus Utara. Dalam berita di TV LifeNews, ditunjukkan bagaimana puluhan orang bersenjata tongkat dan baja berkelahi di kuburan dan pintu masuk pemakaman.
Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan, peperangan dipicu atas sengketa hak untuk bekerja di pemakaman. Lahan yang diduga disengketakan yakni 200 hektare yang berada di sisi barat Kota Moskow. (rna/hri)










































