Hari Pertama, Wali Kota Muslim Pertama London ke Kantor Naik Bus

Hari Pertama, Wali Kota Muslim Pertama London ke Kantor Naik Bus

Nograhany Widhi K - detikNews
Rabu, 11 Mei 2016 11:14 WIB
Hari Pertama, Wali Kota Muslim Pertama London ke Kantor Naik Bus
Foto: Wali Kota London muslim pertama, Sadiq Khan dikerumuni warga setiba di Balai Kota (Reuters)
London - Sikap merakyat ditunjukkan Sadiq Khan, seorang muslim pertama yang menjadi Wali Kota London. Khan pergi ke kantor naik bus.

Di hari pertamanya kerja pada Senin (9/5) waktu setempat, Khan tertangkap kamera jurnalis meninggalkan rumahnya di kawasan Distrik Tooting, selatan London ke Balai Kota di kawasan Southwark, di pusat Kota London dengan berjalan kaki. Seperti warga London lainnya, dia dengan santai mencegat bus di halte kawasan South West London, mengeluarkan kartu transportasi multimoda Oyster Card dan melakukan tap Oyster Card di dalam bus.

(Baca juga: Sadiq Khan, Wali Kota Muslim Pertama London)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu, Khan tertangkap kamera menyambung perjalanan dengan Tube, atau kereta bawah tanah London, demikian dilansir Huffington Post edisi 9 Mei 2016. Sesampainya di Balai Kota, Khan sudah disambut beberapa pendukungnya. Dia segera melambaikan tangan kepada beberapa warga yang sudah menunggu di depan kantor barunya.

Ada yang mememeluk Khan, mengajaknya selfie, kemudian tak ketinggalan yang menawarkannya roti croissant. Khan tampak melayani semuanya.    

Hari pertama Khan ke kantor dengan naik bus ini berbeda dengan yang dilakukan pendahulunya, Boris Johnson. Johnson pada saat pertama kali ke kantor, terdokumentasi menaiki mobil pribadi yang dikemudikan sopir. Setelahnya, Johnson bahkan dikenal gemar bersepeda, termasuk ke kantor.

Wali Kota London Sadiq Khan berjalan kaki ke kantor usai naik bus dan kereta bawah tanah (Reuters)


Khan memang tak asing dengan angkutan umum. Dia adalah putra dari seorang sopir bus. Bahkan berkali-kali dalam wawancara dengan media, Khan dengan gamblang mengatakan "Ayah saya adalah sopir bus yang sudah mengemudikan 44 bus selama 25 tahun".

"Saya ingin berterima kasih kepada setiap warga London untuk membuat apa yang tak mungkin menjadi mungkin," ujar Khan setibanya di kantornya.

"Saya sangat bangga sebagai warga London hari ini, memilih harapan melampaui ketakutan dan kesatuan melampaui keterbelahan," ucap Khan sekaligus sindiran bagi kampanye negatif yang dulu dilancarkan lawannya, Zac Goldsmith yang menuduhnya terkait dengan terorisme.

Khan yang lahir di London pada tahun 1970, dibesarkan di rumah susun dengan enam kakak dan adik perempuannya di Tooting, sebuah daerah di London selatan dengan etnis beragam. Khan berhenti dari pekerjaanya sebagai pengacara hak asasi manusia dan menjadi anggota parlemen untuk Tooting pada 2005.

Pada tahun 2008, Perdana Menteri saat itu Gordon Brown mengangkatnya menjadi menteri komunitas sebelum menjadi menteri transportasi, sekaligus menjadi menteri muslim pertama yang menghadiri sidang kabinet. Ia bergabung dengan Partai Buruh pada usia 15 tahun dan ditunjuk sebagai anggota majelis di daerah yang dikuasai Partai Konservatif di London, Wandsworth pada 1994.

(nwk/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini